Senin, 07 Juli 2014

PERSYARATAN PENDAFTARAN PROGRAM KESETRAAN PAKET A PAKET B DAN PAKET C TAHUN 2014


Persyaratan Pendaftaran Kejar Paket B. Persyaratan untuk Kejar Paket  A Paket B dan Peket C adalah :
PAKET A
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran
(*) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Akte Kelahiran / Surat Tanda Lahir Lainya.
(*) Juga menerima peserta dari luar kota di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima peserta dari luar Negeri.
(*) Biaya Pendaftaran Rp. 100.000,-
PAKET B
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran
(*) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Ijazah SD (Wajib ).
(*) Ijazah SD boleh berasal dari daerah di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima Ijazah SD berasal dari luar negeri.
(*) Juga menerima peserta dari luar kota di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima peserta dari luar Negeri.
(*) Biaya Pendaftaran : RP.  250.000,-
PAKET C
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran
(*) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Ijazah SLTP/ Sederajat (Wajib).
(*) Ijazah SLTP/ Sederajat boleh berasal dari daerah di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima Ijazah SLTP/ Sederajat berasal dari luar negeri.
(*) Juga menerima peserta dari luar kota di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima peserta dari luar Negeri.
(*) Biaya Pendaftaran : RP.  250.000,-


Hal-hal mengenai   hal lain-lain dapat ditanyakan langsung ke pengelola PKBM Setya Bhakti .
Ketua PKBM : Tlfn. 081 237 341 058
Sekertaris Heri : Tlfn. 081 236 180 183
Informasi lengkap  ke email: lsm.setyabhakti@yahoo.com

TEMPAT PENDAFTARAN:

1. Lewoleba :
KECAMATAN NUBATUKAN  KELURAHAN LEWOLEBA TENGAH  LEMBATA - NTT
(LOKASI KOTA BARU – LEWOLEBA ).
2. Kedang Kecamatan Omesuri
Desa Meluwiting – Sekrtariat PKBM Setya Bhakti
Tlfn : 082 145 099481 ( Dani )
  Tlfn : 082 237 328 141 ( Markus )




PEDULI PENDIDIKAN LINGKUNGAN



Pendidikan Lingkungan merupakan salah satu tanggung jawab moril yang perlu diperhatikan bersama, yang menjadikan  nilai pendidikan di masyarakat semakin Nampak.

Pendidikan Masyarakat juga merupakan salah satu jalur pendidikan yang ada di Indonesia yakni Jalur Pendidikan Luar Sekolah.

Bangsa Indonesia  hingga saat ini belum maksimal menjawab itikad luhur yang disampaikan oleh UUD Tahun 1945, meskipun  UUD tersebut sudah menetaskan pencerahan yang lebih mendalam melalui UU sistem Pendidikan Nasional nomor 20 Tahun 2003. Menjawab Pertanyaan Tersebut LSM Setya Bhakti merasa Berkepentingan untuk ikut serta memberikan peran kepedulian melalui pendidikan Luar Sekola ( PLS )

Pendidikan Luar Sekolah membawahi Pendidikan Keterampilan dan berbagai pendidikan Lainnya yang ada di masyarakat, dengan tujuan untuk Kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan Bangsa, berpulang pada pendidikan ini maka masyarakatlah yang menjadi objek yang perlu di kunjungi serta di cermati dari berbagai aspek kehidupan untuk diperhatikan  dan dikembangkan. Salah satunya adalah lingkungan dan Sumber Daya Alam yang kita miliki, sangat di sayangkan apabila hal ini di biarkan tumbuh tampa ada yang mengembangkan maka akan menjadi tak berati untuk menjawabi kebutuhan, namun apabila hal ini menjadi tanggungjawab kita untuk mengembangkan dan mempertahankan apa yang menjadi keunggulan kita. Dengan demikian apa yang kita miliki menjdi lebih bermanfaat bagi kehidupan kita di era ini.


Peduli terhadap lingkungan berati kita juga harus mencintai apa yang kita miliki bukan membiarkan yang kita miliki menjadi punah dan hilang terbawa arus kehidupan yang penuh dengan politik dan kepentingan serta perkembangan teknologi yang semakin pesat,

Contoh kongkrit yang dialami masyarakat kedang saat ini adalah punahnya jeruk manis kedang (JMK ) yang merupakan suatu keunggulan yang dimiliki juga sebagai matapencaharian pokok yang selama ini sudah menghasilkan generasi yang berpendidikan dan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat kedang selama ini, namun sayangnya JMK kini berubah menjadi Keprok Soe yang berlebel Internasional, dimanakah JMK yang tak berlebel namun  sangat berbebet? Apakah tak ada upayah lain selain  menggantikan JMK ?tak terasa semuanya telah terjadi namun kepedulian kita kian hampa, apakah kita masi mencintai JMK? Mari, kita berpikir yang Golbal serta bertindak yang Lokal untuk berbuat seada dan semampu kita dalam melestarikan JMK, sebagai bantuk Kepedulian Pendidikan Lingkungan.
                                         (Goris Molan- Hule-Nilanapo)

PEDULI PENDIDIKAN LINGKUNGAN


Pendidikan Lingkungan merupakan salah satu tanggung jawab moril yang perlu diperhatikan bersama, yang menjadikan  nilai pendidikan di masyarakat semakin Nampak.

Pendidikan Masyarakat juga merupakan salah satu jalur pendidikan yang ada di Indonesia yakni Jalur Pendidikan Luar Sekolah.

Bangsa Indonesia  hingga saat ini belum maksimal menjawab itikad luhur yang disampaikan oleh UUD Tahun 1945, meskipun  UUD tersebut sudah menetaskan pencerahan yang lebih mendalam melalui UU sistem Pendidikan Nasional nomor 20 Tahun 2003. Menjawab Pertanyaan Tersebut LSM Setya Bhakti merasa Berkepentingan untuk ikut serta memberikan peran kepedulian melalui pendidikan Luar Sekola ( PLS )

Pendidikan Luar Sekolah membawahi Pendidikan Keterampilan dan berbagai pendidikan Lainnya yang ada di masyarakat, dengan tujuan untuk Kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan Bangsa, berpulang pada pendidikan ini maka masyarakatlah yang menjadi objek yang perlu di kunjungi serta di cermati dari berbagai aspek kehidupan untuk diperhatikan  dan dikembangkan. Salah satunya adalah lingkungan dan Sumber Daya Alam yang kita miliki, sangat di sayangkan apabila hal ini di biarkan tumbuh tampa ada yang mengembangkan maka akan menjadi tak berati untuk menjawabi kebutuhan, namun apabila hal ini menjadi tanggungjawab kita untuk mengembangkan dan mempertahankan apa yang menjadi keunggulan kita. Dengan demikian apa yang kita miliki menjdi lebih bermanfaat bagi kehidupan kita di era ini.



Peduli terhadap lingkungan berati kita juga harus mencintai apa yang kita miliki bukan membiarkan yang kita miliki menjadi punah dan hilang terbawa arus kehidupan yang penuh dengan politik dan kepentingan serta perkembangan teknologi yang semakin pesat,

Contoh kongkrit yang dialami masyarakat kedang saat ini adalah punahnya jeruk manis kedang (JMK ) yang merupakan suatu keunggulan yang dimiliki juga sebagai matapencaharian pokok yang selama ini sudah menghasilkan generasi yang berpendidikan dan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat kedang selama ini, namun sayangnya JMK kini berubah menjadi Keprok Soe yang berlebel Internasional, dimanakah JMK yang tak berlebel namun  sangat berbebet? Apakah tak ada upayah lain selain  menggantikan JMK ?tak terasa semuanya telah terjadi namun kepedulian kita kian hampa, apakah kita masi mencintai JMK? Mari, kita berpikir yang Golbal serta bertindak yang Lokal untuk berbuat seada dan semampu kita dalam melestarikan JMK, sebagai bantuk Kepedulian Pendidikan Lingkungan.
                                         (Goris Molan- Hule-Nilanapo)